Tuesday, 4 October 2016

BE POSITIF THINKING: 7 HIKMAH DIBALIK TERTUNDANYA PENGUMUMAN CASN GGD

Setelah mengikuti beberapa rangkaian CASN GGD, pada minggu terakhir bulan September para pesertanya dilanda perasaan yang Jamak (Gelisah, penasaran, emosi, sedih). Campuran perasaan itupun ditanggapi dengan berbagai perspektif, ada positif pun ada negatif. Saya rasa hal ini adalah wajar karena sejatinya manusia adalah makhluk yang ................(silahkan di isi masing-masing sesuai tingkah anda menanggapi penundaan ini, hehehe)

Satu hal yang menghibur para penanti CASN GGD adalah kisah Marwan dan Mawar yang dibuat Direktur MSI (Akhiruddin haer), Tokoh fiksi tersebut mewakili gunda gulana sang Pelamar CASN GGD, Tak ingin sebagai penikmat saja, Sebagian Teman membuat penggalan cerita dari tokoh fiksi tersebut dengan gaya berbeda ibaratnya tokoh Mukidi di Jawa, Rahing di Makassar, Obet dalam MOP Papua. Saya sendiri menyibukkan diri dengan mengisi FOLDER di laptop yang selama ini sempat vacum sembari selalu berdoa.

Cobalah teman-teman Be positif Thinking, lihat hal baik dari PENUNDAAN ini, catat, buat listnya, Berikut Hasil List saya:
1.        Dibalik penundaan ini, ada namamu dan temanmu yang sementara diperjuangkan
Tidak ada seorang pun yang aman dalam hajatan ini, banyak hal yang membuat seorang potensi bisa saja tidak lulus walaupun TKP, TIU DAN TWKnya tinggi.
Ini skala nasional, mungkin nilai TKD di TUK anda paling tinggi, tapi bisa saja di TUK lain ada yang lebih tinggi dan itu sama dengan sasaran kabupaten anda (belum ada sampai sekarang nilai  yang fix paling tinggi apalagi 100% benar). Belum saingan kuota di kabupaten sasaran, jika kuota hanya dua, dan ada 10 peminatnya, Gmana coba?. Belum lagi yang tidak Memenuhi PG Standar (126,75,70) berdoa sebanyak-banyaknya semoga kebijakan memihak ke kita entah itu menurunan PG atau bisa saja peniadaan (ingat: ini hanya pendapat)
2.      Tuhan masih memberi kita kesempatan berdoa dan berbuat baik
Semua yang telah, sementara, dan akan terjadi sudah tertulis di Lauhun Mahfudz. Yang telah terjadi pastilah tak bisa di ubah lagi, kita hanya bisa menjadikannya bahan intropeksi diri. Tapi yang belum terjadi masih bisa kita ubah, saya ulang “MASIH SANGAT MUNGKIN TAKDIR DI UBAH”, caranya yah berdoa, hanya doa yang bisa mengubah takdir seseorang (maksudnya doa yang di ijabah). Rasulullah bersabda:  
La yaruddul Qada’ illa du’a, wala yazidu fiil umri illal birru
Tidak ada yang dapat menolak takdir selain doa dan tidak ada yang dapat menambah (memanjangkan) umur seseorang selain (perbuatan) baik (HR. Tarmidzi)

Cara agar doa diijabah  yah memantaskan diri dengan memperbanyak berbuat baik dan tidak melakukan hal tidak baik kalo versi ustadznya amar ma’ruf nahi mungkar (contohnya: berprasangka buruk, komentar aneh dan mencaci di grup msi, ggd, dan Grup Nasional jurusan masing-masing)

“Sungguh Allah malu jika tangan terangkat turun sebelum dikabulkannya”
Ustasd Wardi
“Paksa tuhan mengabulkan doa kita, kalau tak mampu buat agar dia kasihan dan mengabulkannya”
Nirwan Nasir
Manfaatkan Duha dan Shalat 1/3 malam bagi yang muslim

3.      Intropeksi diri dan merancang ulang hal yang ingin dilakukan di penempatan secara sistematis
Jangan sampai keikut sertaan kita mendaftar CASN GGD hanya karena gagal menemukan hal lain untuk mengejawantahkan Sertifikat pendidik dan status kesarjanaan kita. atau mungkin karena lata, ikut-ikutan, karena teman/pacar mendaftar yah saya juga mendaftar.
Cobalah flashback dari awal, Niat kita dalam hajatan ini, hilangkan ego, murnikan hati, dan temukan hakikinya kita hingga tuhan membawa kita dalam pencapaian sampai titik ini (ingat banyak orang di luaran sana yang mengharapkan kesempatan ini, tapi tuhan memilih kita). KITA ADALAH MANUSIA PILIHAN
Hal ini sudah di inisiasi Oleh MSI dan Tim Simpul Sembilan dengan mengajak teman-teman mebuat rencana usulan program (lihat postinganku tertanggal 3 oktober 2015) dan google form yang harus di isi pada link ini

4.      Mengumpulkan Media dan perangkat Pebelajaran REVISI terbaru
Beberapa permen sudah berubah sejak keluarnya kita dari jeruji asrama PPG, tentunya media yang ada di harddrive kita juga sudah usang dan tidak sesuai zaman lagi, belum lagi yang melamar di prodi serumpung (misal Geografi melamar IPS Terpadu). Tentunya kita butuh pembaharuan mulai dari silabus, RPP, Media, Prota dan promes, sampai KTI dan PTK. Sedot sebanyak-banyaknya dari Om Google atau Tante Yahoo. Dekati Yunior yang sementara PPG, Minta Senjatanya. :-)

5.      Quality Time bersama pacar, (ups maksudnya keluarga)
Saya bisa pastikan, setelah pengumuman kelulusan akan tidak ada lagi waktu untuk pacar, (upsss... maksudnya Keluarga). Kita akan disibukkan dengan melengkapi berkas, urus ini itu,  hunting baju dan senjata di lokasi, pembimbingan dan lain-lain. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan keluarga, kalau ada urusan belum selesai, selesaikan (misalnya Mengkhitbah si Mawar, hehehhe). Membayar utang, kalau ada teman pernah ajak berkelahi temui dia, kalau ada yang saling Bombe (ngambekkan) berdamailah.

6.      Bisa jadi, pas lulus langsung diterima SK 100%, NIP, NUPTK, NRG dan akhirnya Sertifikasi (Amin. Be positif thinking... )
Ini hal yang sangat mungkin, jika kita memperhatikan Google form yang diisi, di situ ada kolom NUPTK dan NRG. Artinya yang sudah ada tinggal di transfer, yang belum yah dibuatkan baru (Ingat: Be positif Thinking). Bayangkan jika ini terjadi, saya yakin 99,99 % dari kita akan memfotonya lalu posting ke semua media sosial yang dimiliki dan tag @pacar @calonmertua @sahabat @sepupujauh @sepupu dekat @tetanggajutek @haters @bombe @imamkampung @KUA @penghulu pokoknya semuanya
7.       Melamar, Menikah sebelum berangkat. Kan seru...!
Sudah banyak yang melakukannya, sebut saja teman saya Mega Angriai Arham dengan ihwan ,dwi hadrianti , dan imha , dan masih banyak lagi tag undangan di media sosial tentunya. Lalu kenapa kita diam, Ayo nikah massal..... (Ngarep ada yang murah)

Annikahu sunnati, faman ragiba sunnati falaesa minni
Nikah adalah Sunnahku, barang siapa yang mengingkari sunnahku maka bukan ummatku(Golonganku)

Silahkan teman-teman menambahkan hal Positif yang anda temukan dari penundaan ini, saya yakin teman bisa menemukan lebih banyak dari saya, temukan dan jadikan ladasan bersyukur kepada Tuhan agar nikmat kita selalu ditambahkan :

WAIZ TA’AZZNA RABBUKUM: LAIN SYAKARTUM LA’A ZIDANNAKUM, WALA IN KAFARTUM INNA AZABII LASYADIID
Artinya:
Dan ingatlah ketika tuhanmu memaklumkan: sesungguhnya jika kamu bersyukur,  pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya azabku sangat pedih (QS.Ibrahim: 7)


JANGAN LUPA SUBSCRIBE, LIKE, KOMENTAR, SHARE KE MEDIA SOSIAL ANDA MELALUI TOMBOL DI BAWAH INI.....CIKIDOT TENGKIU...